Jumat, 27 Januari 2012

Diam menangisi pagi..sambil terus menanti

Kita pernah berteriak dengan nada dan birama yang sama..mencoba menuliskan nasib tanpa ragu-ragu diudara


Menangisi kesedihan atau mentertawakannya saat ia tiada


Aku dan kamu adalah perpaduan yang sempurna....yha KITA


Kita pernah saling menuding dalam cemburu yang tidak mengenal batas


Hingga kita terus mencibir dalam kata nikmat


Tak ada lagi yang kudengar


Selain kenangan bersama hujan


yha hujan..


Hujan-hujan itu yang menemani aku ketika memelukmu


Dalam tangisan sombong yang tak bersuara..AKU MERINDUKANMU

Tidak ada komentar:

Posting Komentar