Jumat, 27 Januari 2012

Pada sebuah ketakutan aku bertahan

berteriaklah getarkan hatiku dengan suara paraumu lalu tinggalkan dengan ketakutan semu.
murkalah, atau termenung


semoga kamu belum lupa caranya berdoa menabung cindera mata dari orang lain yang menderita.
bagai siang-siang yang siap untuk dimalamkan


bagai laki-laki yang siap untuk diperempuankan aku ketakutan...
tapi aku bertahan karena aku tahu cinta tak akan diam jadi tertawalah seret kenangan dan kesakitan


pada tempat yang sama kawinkan mereka jika dapat membuatmu bergelimang suka aku bersama dunia yang sempurna dalam tawa mengangankan kebahagiaanmu..., bukan kejatuhanmu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar